KUWAIT, Duta Besar Indonesia untuk Kuwait Ibu Lina Mariana membantah adanya niat untuk mengirim pekerja rumah tangga ke Kuwait, dan menegaskan bahwa rumor mengenai hal tersebut tidak benar, dan hal ini tidak menjadi topik diskusi saat ini. Dalam keterangan pers kemarin malam saat konferensi pers di KBRI Kuwait untuk mengumumkan peluncuran pemilu Indonesia tahun 2024, Dubes Mariana mengatakan pemerintah sedang menyelenggarakan pemilu untuk memilih anggota DPR RI. Wakil, anggota Dewan Perwakilan Daerah, presiden, wakil presiden, anggota Dewan Perwakilan Rakyat, anggota provinsi, dan anggota Dewan Kota. Dia menjelaskan, ada enam orang yang mencalonkan diri sebagai presiden dan wakil presiden.
Sebuah komite telah dialokasikan untuk mengelola pemilu di luar negeri, termasuk Kuwait. Pemilih yang memenuhi syarat di 128 negara dapat memberikan suaranya. Jumlah WNI di Kuwait sebanyak 6.164 orang dan yang berhak memberikan suara sebanyak 3.630 orang, yaitu laki-laki 1.189 orang dan perempuan 2.441 orang. Mereka yang berhak memilih di luar negeri akan menerima dua surat suara, satu untuk memilih presiden dan wakilnya, dan yang kedua untuk memilih wakil Dewan Perwakilan Rakyat Nasional, karena terdapat delapan panitia pemilu yang tersedia di kedutaan untuk menerima pemilih. Duta Besar mengungkapkan bahwa proses pemungutan suara akan dimulai di kedutaan pada tanggal 9 Februari mulai pukul 08:00 hingga 18:00 (waktu Kuwait), dan menambahkan, “Jika tidak ada calon presiden dan wakilnya yang memperoleh jumlah suara minimal 50 persen, putaran pemilu berikutnya akan diselenggarakan pada tanggal 26 Juni 2024”. (Arabtimes)